Teru Teru Bozu
Teru Teru Bozu merupakan boneka populer di Jepang yang dipercaya dapat
membawa cuaca cerah bagi orang yang memasangnya. Tradisi ini sudah menjadi
tradisi turun temurun dan anak-anak di Jepang sangat mempercayai mitos ini.
Dalam legendanya, selama hujan lebat terus menerus melanda dan suara
petir, ada suara dari langit yang memperingatkan bahwa suatu kota akan
tenggelam jika seorang gadis cantik tidak muncul ke luar. Demi menyelamatkan
semua orang, gadis ini pun dikorbankan dan dikirim ke luar rumah dengan sebuah
sapu sebagai simbol di mana ia akan menyapu awan hujan dari langit. Untuk
mengenang gadis pemberani yang dikenal sebagai So-Chin-Nyan atau Souseijou itu,
gadis-gadis lain pun membuat sosok dirinya dari potongan kertas lalu menggantung
boneka kertas itu di luar untuk menghalau hujan. Kini Souseijou lebih dikenal
sebagai Teru Teru Bozu.
Anak-anak di Jepang pun selalu menyanyikan lagu Teru Teru Bozu ketika
sedang membuat boneka tersebut, yang liriknya jika diterjemahkan adalah sebagai
berikut:“Teru Teru Bozu, jadikan hari esok menjadi cerah, seperti langit dalam
mimpi di suatu waktu, jika esok cerah aku akan memberimu lonceng emas.
Teru Teru Bozu, jadikan hari esok menjadi
cerah, jika kau mengabulkan keinginanku, kita akan minum anggur beras manis
yang banyak.Teru Teru Bozu, jadikan hari esok menjadi cerah, tapi jika awan
menangis, aku akan memotong kepalamu.”
Menurut legenda lainnya, lirik mengerikan itu ditujukan kepada seorang
biksu yang bisa mendatangkan cuaca baik. Biksu itu menjanjikan cuaca baik
kepada seorang tuan tanah, namun ternyata cuaca tidak kunjung cerah dan hujan
pun turun, Kepala biksu itu akhirnya dipenggal kemudian dibungkus kain dan
digantung di luar untuk menghentikan hujan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar