Creepy Story:
[Don't Draw]
***
Sejak kecil orang-orang terus mengatakan
padaku untuk jangan menggambar. Aku tidak tahu mengapa tapi ketika kutanya
mereka akan marah lalu memakiku.
"Gambarmu itu sungguh
mengerikan!".
Setelah memakiku seperti itu aku sering
berpikir aku suka menggambar tapi kenapa orang-orang benci gambarku? Apakah
karena iri? Atau gambarku terlalu jelek dimata mereka? Jika gambarku terlalu
jelek di mata mereka maka aku akan membuatnya jadi indah di mata mereka.
......
Beberapa tahun berlalu.
Ketika aku sekolah dasar teman-temanku
membully-ku mulai dari mengejekku hingga mencelakaiku seperti mendorongku dari
tangga. Aku bisa menahannya, namun suatu hari aku sangat marah ketika aku telah
menggambar seorang pemuda dengan susah payah namun teman-temanku merobeknya dan
menginjak-injakkannya ke tanah. Tentu saja aku tak terima dan marah namun apa
daya, tenagaku tak cukup untuk melawan mereka semua..
"Sudah kubilang kan? Gambarmu itu
mengerikan serta menjijikkan!", kata salah satu temanku.
"Gambar seperti itu seharusnya lenyap
berserta pembuatnya!", sambung temanku yang lainnya.
Kemarahanku semakin memanas dan berulang
kali aku menggertak gigiku dan mengepalkan tanganku melihat reaksiku mereka
tertawa lalu menumpahkan sebuah coca-cola ke kepalaku kemundian pergi sambil
tertawa penuh kemenangan.
"Aku tak terima ini..", kataku.
"Aku sudah muak dengan
kalian..!", kataku lirih dengan penuh dendam.
Kemudian aku kembali menggambar dan anehnya
saat aku menggambar seluruh dendam dan amarahku seperti tersedot ke dalam
gambarku itu. Setelah selesai aku terkejut melihat gambar itu.
"Perasaan ini.. Berbeda sekali dengan
gambarku yang lainnya..", kataku tertegun mengamati gambar itu.
Aku telah menggambar seorang gadis yang
sebagai kekasih pemuda yang kugambar tadi dalam gambar itu gadis itu terlihat
sangat marah dan dendam karena kekasihnya telah dihina orang lain.
"Akan kubawa gambar pulang",
pikirku sambil menyimpan gambarku dalam tas.
Malamnya aku terbangun tanpa sebab. Lalu
aku merasa harus melihat gambarku itu. Ketika aku mengambil gambarku itu aku
sungguh terkejut melihat gambarku telah berubah menjadi mengerikan. Dalam
gambar itu terlihat teman-teman yang menindasku telah terkapar dengan luka-luka
di wajah, tangan atau kaki mereka. Dan gadis yang kugambar terlihat tersenyum
menyeringai lalu ada sebuah tulisan yang terbuat dari goresan dalam gambarku.
"Coba lihatlah di sekolahmu besok. Kau
pasti akan terkejut..."
Aku menggosok mataku dan kulihat gambar itu
telah seperti semula.
"Pasti aku mengiggau..", kataku
kembali tidur.
Esoknya aku dikejutkan oleh teman-temanku
yang menangis mencemaskan tubuh mereka yang medapat luka misterius.
"Kalian semua kenapa?"
"Semalam seorang gadis datang dan
memakiku kemudian dia melukaiku. Ketika bangun tahu-tahunya aku sudah mendapat
luka ini", jelas seorang temanku yang menangis kesakitan.
"Aku juga".
"Aku juga".
Semua temanku mengatakan hal yang sama,
kemudian aku mengecek tasku dan kulihat gambar itu berubah lagi. Gadis dalam
gambarku itu tersenyum lebar dan ada tulisan di belakang gadis itu..
"Aku sudah membalas semua dendammu.
Terima kasih sudah memberiku semua perasaan dendam mu itu. Menyenangkan
bukan?"
***

Tidak ada komentar:
Posting Komentar